Pola Pikir Yang Diperbarui
Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 9 Agustus 2026 Oleh Pdt. Andrew M. Assa
Roh Kudus adalah Roh yang memerdekakan. 2 Korintus 3:17 - Sebab Tuhan adalah Roh; dan di mana ada Roh Allah, di situ ada kemerdekaan. Ketika kita percaya Tuhan adalah Roh dan di mana ada Roh Allah, itu bukan hanya sekadar mengamati kemudian mencari yang salah. Tidak! Bahkan ketika langit dan bumi kacau balau, gelap dan tidak berbentuk, Roh Allah melayang-layang sedang mengamati dan mau bekerja untuk memulihkan (Kejadian 1:2-3). Roh Allah bukan soal menuduh dan menghukum engkau. Tuhan ingin merdekakan kita, bebaskan kita. Hubungkan dengan Roma 8:2 - Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut. Kita semua keturunan Adam--berdosa. Waktu kita percaya kepada Yesus, Roh membebaskan kita dari hukum dosa dan hukum maut. Korban Yesus memerdekakan kita, menebus dosa kita. Kita dibebaskan dari hukum dosa dan hukum maut. 1 Petrus 1:18-20. Kita semua mewarisi dosa dari Adam, tapi kita sudah ditebus oleh darah Kristus yang tak bernoda dan tak bercacat. Allah sudah punya rancangan penebusan dosa sebelum dunia dijadikan, sebelum manusia eksis, sebelum dosa ada. Efesus 1:4, Allah pilih kita supaya kudus dan tak bercacat. Tak bercacat salah satunya dilepaskan dari hukum maut. Allah punya rancangan hidup kita, engkau berharga di mata Tuhan. Tuhan ingin kita menjadi bagian anak-anak Kerajaan.

