on on Hits: 7

Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 25 Januari 2026 Oleh Pdm. Santy S. Lamba

Roma 8:11 - Dan jika Roh Dia, yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, diam di dalam kamu, maka Ia, yang telah membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati, akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya, yang diam di dalam kamu.

Ada tiga Pribadi yang terlibat aktif: 1. Roh Dia (Bapa) Pribadi yang berkuasa atas maut; 2. Yesus jaminan kita akan dibangkitkan; 3. Roh-Nya (Roh Kudus) diam di dalam hidup kita.

1. Hidup kita adalah kediaman Roh Kudus.

on on Hits: 25

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 18 Januari 2026 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Tuhan tidak pernah terpaksa memelihara hidup kita, Tuhan sangat bertanggung jawab. Sedang macet, ruwet, stagnan? Mungkin kondisi perekonomian kita sedang stagnan. Situasi geopolitik membuat dunia kuatir dengan perang. Alkitab sudah menuliskan semua sejarah di masa lalu dan masa depan kita. Apa yang sedang terjadi adalah penggenapan Yeremia 49:34-35, Yehezkiel 38, 39. Elam anak Sem (cucu Nuh) tinggal di Mesopotamia (Iran modern). Tuhan patahkan busur Elam. Busur bicara tentang kekuatan. Allah yang berfirman di luar lini masa kita, jadi Dia tahu tentang segala sesuatu. Yehezkiel 38:3,6, ketika kekuatan Elam dipatahkan, banyak bangsa akan menyertainya. Aliansinya Rusia (Gog), Mesekh dan Tubal (Turki). Ayat 10-12, umat Israel mereka hidup sepertinya tanpa tembok. Ketika bangsa-bangsa ini dan aliansinya mulai menyerang: ayat 14-15, penggenapan-penggenapan dari firman Allah akan bermuara ke satu perang yang besar yang ditakuti oleh bangsa-bangsa. Secara geografis kita jauh, tapi imbasnya sampai di sini, pada perekonomian dunia, situasi yang makin sukar.

Kalau sedang menghadapi ini bagaimana sikap kita?

on on Hits: 43

Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 11 Januari 2026 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Tuhan kita yang setia adalah teguh. Semua yang di dalam dunia bisa berubah, tidak teguh. Kalau kita mengandalkan diri pada perkara dunia, maka kadangkala pengharapan kita jadi mengecewakan. Itu sebabnya taruh pengharapan kita pada sesuatu yang pasti walaupun tidak kelihatan. Letakkan hati kita hanya kepada Tuhan. Ibrani 6:19-20 - [6:19] Pengharapan itu adalah sauh yang kuat dan aman bagi jiwa kita, yang telah dilabuhkan sampai ke belakang tabir, [6:20] di mana Yesus telah masuk sebagai Perintis bagi kita, ketika Ia, menurut peraturan Melkisedek, menjadi Imam Besar sampai selama-lamanya. Belakang tabir punya pengertian bukan hanya ruang suci, tapi ruang maha suci di belakangnya. Karena yang boleh masuk ke ruang maha suci hanya imam besar setahun sekali. Ketika Yesus disalibkan waktu Yesus berkata: “Sudah genap”, yang terjadi gempa bumi, gelap gulita, tirai Bait Allah terbelah dua. Sampai saat ini tidak ada lagi batas dan tidak dibangun lagi Bait Allah ini, karena penggenapannya oleh Yesus. Yesus ketika melintas, Dia bayar dengan darah-Nya sendiri. Itulah jangkar kita, pengharapan kita dilabuhkan sampai ke Kerajaan Sorga dan kita sedang terhubung dengan Kerajaan Sorga. Roma 5:5 - Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita. Pengharapan kita tidak mengecewakan kalau kita  taruh kepada Tuhan. Ketika selalu terhubung dengan Tuhan, sekalipun kondisinya tidak menguntungkan kita akan punya paradigma baru yang akan menentukan masa depan kita.

on on Hits: 70

Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 4 Januari 2026 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Urapan yang baru. Berapa banyak kali kita memilah-milah, urapan itu dibutuhkan kalau masalah rohani, sedangkan masalah jasmani tidak butuh urapan. Itu sebabnya dalam keseharian yang sering terjadi mulai bergesekan lalu menimbulkan pertengkaran. Padahal kita butuh urapan itu. Urapan itu bukan sekadar waktu kita sedang menghadapi masalah, tapi urapan itu kita butuhkan di setiap situasi. Ulangan 32:10, 13 - Dibuat-Nya dia berkendaraan mengatasi bukit-bukit di bumi, dan memakan hasil dari ladang; dibuat-Nya dia mengisap madu dari bukit batu, dan minyak dari gunung batu yang keras, Memasuki tahun 2026 ada banyak suara yang menakutkan dan situasi padang gurun yang tandus. Kalau Tuhan ijinkan umat-Nya ada di situasi seperti di padang gurun, ketakutan mendengar auman padang belantara, Tuhan melihat dan perhatikan kita. Tuhan kelilingi dan Tuhan awasi dan Tuhan jaga seperti biji mata-Nya. Memang orang itu menghadapi padang gurun, bukit batu, tapi ingat, Tuhan membuat orang itu bisa berkendaraan melampaui bukit batu. Bahkan akan memakan hasil dari ladang, mengisap madu dari bukit batu dan minyak dari gunung batu yang keras.

on on Hits: 115

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 21 Desember 2025 Oleh Pdt. Bambang Tri Susilo

Mempergunakan waktu dengan bijak: mempergunakan momentum yang Tuhan sudah berikan dalam kehidupan kita. Di gereja-gereja mainstream saat ini adalah masa Raya Advent (menanti kelahiran Sang Mesias). Ada tokoh-tokoh yang selalu disampaikan untuk menjadi bahan perenungan untuk jemaat, sehingga mereka menjadi pribadi-pribadi yang kuat, yang senantiasa bisa mengingat bahwa momen Natal bukan hanya momen yang diceritakan sebagai mitos, tapi momen yang disampaikan sebagai fakta-fakta sejarah iman Kristen. Iman Kristen itu bukan hanya dibangun atas dasar cerita-cerita orang-orang tua, tapi juga atas dasar fakta-fakta sejarah.

Ada dua tokoh yang selalu direnungkan di masa Advent yaitu Yusuf dan Maria.

Pesan Gembala

Ps. Andrew M. Assa

PESAN GEMBALA 2026

Di akhir 2025 artinya seperempat dari abad 21 telah kita lampui. Ada kemajuan teknologi yang kita bisa saksikan dan alami yang membuat kita kewalahan mengikutinya tetapi di sisi lain begitu tergantung kepadanya. Selain itu, tetap saja ada keterbatasan dari semua kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk bisa menjaga keamanan dan keselamatan manusia. Hidup dan mati tiap manusia tidak bisa diprediksi dengan seberapa akrabnya dia dengan teknologi keselamatan itu.

Di awal tahun 2025 Kecerdasan buatan (Artificial Intelegence) terus mengalami perkembangan pesat. Pada Januari 2025, beberapa perusahaan teknologi besar meluncurkan model AI terbaru yang lebih canggih dan efisien. DeepSeek AI, OpenAI, dan Google DeepMind bersaing dalam menghadirkan model bahasa yang lebih kuat dengan kemampuan multimoda. Sementara itu, penggunaan AI dalam kehidupan sehari-hari semakin meluas, mulai dari otomatisasi pekerjaan hingga integrasi dalam perangkat pintar rumah tangga. Tidak heran bahkan sampai anak-anak kecil sangat mahir sekali menggunakan Gemini di telepon selular untuk mengerjakan Pekerjaan Rumah (PR) mereka, daripada bersusah payah mencari literatur.

Pada tanggal 21 April 2025, pemimpin umat Katolik Paus Fransiskus meninggal di Vatikan. Dan bulan Mei 2025, Kardinal Robert Francis Prevost dari Amerika Serikat, terpilih menggantikan Paus Fransiskus yang wafat bulan sebelumnya, dikenal sebagai Paus Leo XIV sebagai pemimpin baru Gereja Katolik.

Pada 25-28 Agustus, di Indonesia terjadi demonstrasi besar buruh dan mahasiswa di depan Gedung DPR/MPR menuntut pembubaran DPR, penolakan kenaikan gaji anggota DPR, dan kebijakan perburuhan lebih baik, yang berujung ricuh dan korban tewasnya pengemudi ojek online. 

Di penghujung November 2025, bencana banjir dan tanah longsor melanda tiga provinsi di Pulau Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga Senin (22/12/2025) pukul 08.00 WIB, bencana ini telah mengakibatkan 1.090 orang meninggal, 186 orang hilang, dan sekitar 7 ribu orang terluka.

Semua peristiwa terjadi silih berganti, belum lagi kalau berbicara kecelakaan moda transportasi. Tanggal 29 Januari 2025 terjadi tabrakan antara pesawat komersil American Eagle 5342 yang hendak mendarat di Bandara Ronald Reagen, Washington. Tragisnya, bertabrakan justru dengan helikopter Sikorsky UH-60 Black Hawk milik Angkatan Darat AS, dan terjadi di ibukota negara maju yang notabene begitu canggih sistem radar dan teknologi keamanan penerbangannya. Dalam kecelakaan tersebut seluruh awak dan penumpang kedua pesawat itu menjadi korban.

Belum lagi, 12 Juni 2025 terjadi kecelakaan pesawat Air India, Penerbangan 171 yang baru saja mengudara (setelah 30 detik lepas landas). Pesawat kemudian kehilangan daya angkat dan jatuh di blok Asrama B.J. Medical College, Amhmedabad. Ironisnya, pesawat tersebut terbilang pesawat baru Boeing 787-8 yang tidak pernah punya riwayat insiden kecelakaan yang besar. Menewaskan setidaknya 269 orang, 241 orang di dalam pesawat dan 28 orang di darat.

Belum lagi moda transportasi darat: kecelakaan di jalan, baik tunggal ataupun karambol, tabrak belakang. Dan beberapa hari menjelang Natal kecelakaan bus terjadi 22 Desember 2025, di Simpang Tol Krapyak Semarang yang memakan korban 16 jiwa. Justru terjadi sesudah pintu tol Kalikangkung dan setelah pergantian kru bus.

Peristiwa demi peristiwa terjadi di sekitar kita dan menbuat kita kewalahan untuk mencerna dan memahaminya, tidak ada tempat yang aman di dunia ini. Tidak ada satu moda transportasi yang kebal terhadap musibah dan celaka dan kita harus menggunakannya dalam keseharian. Tapi kabar baiknya, ada ajakan dari Juruselamat (Yesus) kepada kita Matius 11:28,29 Datanglah kepada-Ku kamu semua yang lelah, dan merasakan beratnya beban; Aku akan menyegarkan kamu. Ikutlah perintah-Ku dan belajarlah daripada-Ku. Sebab Aku ini lemah lembut dan rendah hati, maka kamu akan merasa segar. (BIMK) Dalam terjemahan bahasa Inggris CEV …I will give you rest. …and you will find rest. Tuhan akan memberi kita istirahat, kita akan menemukan tempat istirahat. Tawaran ini bukan bicara tentang besok di dalam kekekalan, tetapi justru ketika kita masih di dunia dan masih harus bekerja dan beraktivitas.

Bagi kita jemaat COTW tahun 2025 menjadi Tahun Kairos (Tahun Kebetulan Ilahi) bagi kita. Kebetulan Ilahi bukan hanya terbatas tentang berkat yang kita bisa lihat dan ukur, tetapi sebetulnya ada banyak Kebetulan Ilahi yang kita alami. Tuhan luputkan dari yang jahat atau celaka, Tuhan beri kesehatan dan kesempatan baru. Tuhan beri hikmat untuk ambil keputusan sehingga terhindar dari kebuntungan. Ataupun Tuhan ijinkan kita lewati lembah air mata, untuk kita melihat bahwa manusia hidup juga dari setiap Firman yang kita imani dan alami. Tuhan menyertai lewat semua peristiwa besar dan kecil, dan mendatangkan keberuntungan/keselamatan buat kita.

Memasuki tahun 2026, kita tetap dan justru membutuhkan penyertaan Tuhan, dan Dia janjikan memberi kita Pengurapan Baru (Fresh Annointing). Urapan itu bagai pelumas yang melumasi mesin agar tetap berjalan dengan lancar dan halus. Pelumas itu juga menjaga mesin dalam suhu optimal, sehingga tidak terlalu panas. Pelumas juga menjaga agar gesekan yang ada tidak melukai tiap bagian. Tetapi lebih dari itu, kita perlu mengenal bahwa Urapan Baru itu keluar dari Satu Pribadi Allah sendiri, Roh Kudus. Biarlah seluruh jemaat makin mengenali Pribadi itu secara personal, mengalami Roh Kudus bukan hanya sebagai bagian dari liturgi ibadah di gereja yang formal.   

Mengenal Roh Kudus lewat tiap sisi kehidupan kita yang dijamah dan diurapi oleh-Nya. Kita butuh sukacita, kita butuh ketulusan hati, kita butuh hikmat, kita butuh pimpinan dan pengajaran, namun kita juga butuh kelegaan, damai sejahtera dan keintiman. Kita butuh iman dan penyingkapan rahasia Ilahi dalam hidup ini. Mazmur 92:11 Tetapi Kautinggikan tandukku seperti tanduk banteng, aku dituangi dengan minyak baru; Marilah kita alami Tuhan Yesus Kristus lewati tahun 2026, dalam Pengurapan Baru (Fresh Annointing). 

Rhema Hari Ini

Maka janganlah kaukatakan dalam hatimu: Kekuasaanku dan kekuatan tangankulah yang membuat aku memperoleh kekayaan ini. Tetapi haruslah engkau ingat kepada TUHAN, Allahmu, sebab Dialah yang memberikan kepadamu kekuatan untuk memperoleh kekayaan, dengan maksud meneguhkan perjanjian yang diikrarkan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu, seperti sekarang ini.

Ulangan 8:17-18

Kekuatan untuk tetap bertahan dalam iman. Kemampuan untuk menikmati kelimpahan. Bahkan ketaatan untuk hidup saleh, semuanya hanya karena Anugrah TUHAN.