on on Hits: 80

Ringkasan Khotbah Ibadah Paskah Sore, 17 April 2022 Oleh Pdt. Andrew M. Assa 

Yesus hidup membuktikan termasuk kematian tidak pernah bisa menghalangi Tuhan kita. Ketika kita menjadi satu kematian dengan Kristus maka kita juga akan menjadi satu dengan kebangkitan-Nya. Kebangkitan-Nya menjadi kepastian, kalau kita punya harapan sekalipun tidak ada dasar secara logika, tapi kalau tetap mau berharap tidak ada yang mustahil bagi Tuhan.

Yohanes 3:16 - Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Ada empat tema utama di ayat ini:

on on Hits: 63

Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 10 April 2022 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Ketika kita mau masuk dalam perlindungan Allah, Allah sudah siapkan kebetulan-kebetulan Ilahi. Mazmur 91:9-11 - Sebab TUHAN ialah tempat perlindunganmu, Yang Mahatinggi telah kaubuat tempat perteduhanmu,.... Kata “tempat perteduhan” menggunakan kata maon. Kekuatan kita terbatas, tapi jadikan Yesus tempat perteduhan kita. Yesus pernah sampaikan ke umat-Nya, “Yerusalem, Aku ini seperti induk ayam yang mau melindungi anak-anaknya, tapi kamu tidak mau.” Tidak heran bahkan dalam Lukas 19:42, ketika Yesus mau memasuki Yerusalem, Dia menangisi kota Yerusalem itu. Tuhan sudah sediakan damai sejahtera di dalam perlindungan-Nya. Terima ajakan Juruselamat, jadikan Yang Mahatinggi tempat perlindungan dan perteduhan kita.

on on Hits: 75

 

Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 3 April 2022 – Oleh Pdt, Andrew M. Assa

 

Zakharia 2:8, kita adalah biji mata-Nya. Kita umat kesayangan-Nya, kita dibela-Nya. Mazmur 91:1-2, ”Orang yang duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi dan bermalam dalam naungan Yang Mahakuasa akan berkata kepada TUHAN: "Tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, Allahku, yang kupercayai." Ketika kita beribadah kepada Tuhan, kita diberkati oleh Allah Yang Mahatinggi; berkat untuk diangkat, berkat untuk menguasai, dan berkat untuk memiliki. Tuhan memberkati kita lengkap, roh, jiwa, dan tubuh. Berkat ini diberikan pada orang yang bernaung pada Allah Yang Mahakuasa. Kejadian 17:1, Abraham diberkati oleh Allah El Shadai. Bermalam berarti melewati gelap. Tuhan yang memegang janji (Mazmur 91:2), kata Allahku menggunakan kata Elohim (Allah menciptakan langit dan bumi). Datanglah pada Tuhan yang memegang janji.

on on Hits: 63

Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 27 Maret 2022 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Ketika kita punya hati yang menyembah, sikap hidup saya terhubung dengan Tuhan, satu frekuensi dengan Tuhan maka kita bisa menerima banyak hal. Keuntungannya bukan untuk Tuhan tapi untuk kita sendiri. Karena kita satu frekuensi dengan Tuhan, kita bisa menerima berkat-Nya. Berapa banyak kali kita tidak mau satu frekuensi dengan Tuhan? Sebetulnya ketika kita masuk dalam kehendak Tuhan, kita sedang dibawa satu frekuensi dengan Dia.

on on Hits: 93

Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 20 Maret 2022 – Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Ketika kita mengasihi Tuhan maka kita akan belajar mengerti apa yang diinginkan-Nya. Berapa banyak kali kita berkata aku mengasihi Tuhan, tapi berapa banyak kali kita berkata tapi kenapa Engkau lakukan ini dan itu. Sudahkah kita selalu bisa melihat, fokus kepada Tuhan sebelum kita mengerti waktunya Allah? Kadangkala kita ingin punya pengertiannya, tapi kita mulai kehilangan hubungan dengan Tuhan. Bersemangatlah untuk mengerti Tuhan dan menjalin hubungan dengan Dia.

Mazmur 139:7-12 - [139:7] Ke mana aku dapat pergi menjauhi roh-Mu, ke mana aku dapat lari dari hadapan-Mu? ....

Pesan Gembala

Ps. Andrew M. Assa

Terpujilah Tuhan! Hari demi hari Ia menanggung bagi kita; Allah adalah keselamatan kita. Sela. Mazmur 68:20

 

Kesetiaan Tuhan itulah yang menjaga kita untuk bisa melewati tahun yang sukar dibawah ancaman pandemi Covid-19.  Kita masuki 2022 bersama Tuhan, pencipta langit dan bumi.Tema gereja di tahun 2022 adalah: GOD OF TIME AND SPACE (Tuhan atas Ruang dan Waktu). 

 

Hidup kita dibatasi oleh ruang. Kita berada dalam 3 dimensi: panjang, lebar dan tinggi/dalam.  Pandangan, pendengaran, dan kekuatan kita dibatasi oleh 3 dimensi tersebut.  Walaupun manusia dengan teknologinya berusaha untuk mengatasi keterbatasan alamiah tersebut, tetapi masih banyak hal serta dimensi yang tidak bisa kita jangkau.Kedua, manusia dibatasi oleh dimensi waktu, bahkan untuk hal ini manusia baru hanya bisa berimajinasi mempunyai “mesin waktu”, yang bisa kembali kemasa lalu atau meluncur kemasa depan. Teori memang dapat merumuskannya, tetapi kenyataan faktual belum bisa mewujudkan penguasaan manusia terhadap waktu.  Kita hanya bisa menjalani hari demi hari secara konsisten. 

 

Kabar baiknya, dengan iman kita percaya bahwa Tuhan-lah pencipta semua itu. Ini bisa dibuktikan bahkan dari ayat pertama dalam Alkitab, dalam Kejadian 1:1, “Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi”.  Ada 5 hal terkandung diayat ini: 

“Pada mulanya” – sebelum ada segala sesuatu, termasuk sebelum ada waktu (karena waktu adalah ciptaan Allah).

“Allah” – the great I’am, DIA-lah Sang Kuasa itu

“menciptakan” – menunjukkan kuasa-Nya, mengadakan dari tidak ada menjadi ada.

“langit” – space, bicara tentang ruang yang tak terbatas.

“dan bumi” – benda, wujud apapun di bawah kolong langit ini, baik benda mati maupun mahluk hidup.

Yohanes 1:1-3 Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah.Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatu pun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.

 

Allah, itulah yang berfirman kepada kita. Dan saat kita responi Firman-Nya serta taklukkan diri untuk menaati-Nya, kita sebenarnya sedang masuk kedalam kuasa yang besar itu. Kita menjadi sefrekuensi dengan DIA. Disanalah kuasa Ilahi-Nya dapat bekerja, mengubahkan kita, menolong kita, bahkan memberi kita kuasa untuk menggenapi seluruh kehendak-Nya, kita alami kemaksimalan hidup.

 

Karena itu, masuki tahun 2022 dengan iman pada Tuhan dan Firman-Nya.  Kepada Yesus, Firman yang telah menjelma menjadi manusia dan berdiam (Imanuel) diantara kita. Karena dari kepenuhan-Nya kita semua telah menerima kasih karunia demi kasih karunia;  (Yohanes 1:16)

 

Allah atas Ruang dan Waktu akan menjadi pengalaman pribadi setiap kita (khususnya jemaat COTW) yang mau datang ke bawah naungan kuasa-Nya.Yesaya 65:24 Maka sebelum mereka memanggil, Aku sudah menjawabnya; ketika mereka sedang berbicara, Aku sudah mendengarkannya.

Rhema Hari Ini

Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, apa pun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya."

Markus 4:25

Saat hadapi kenyataan hidup, kita masih punya Firman iman. Perkatakan Firman iman itu, Tuhan yang akan wujudkan dan tambahi sampai melimpah.