on on Hits: 565

Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 23 Maret 2025 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Rasul Yohanes satu-satunya rasul Yesus yang umurnya paling panjang karena dia benar-benar bersandar paada kasih karunia Tuhan. Dia satu-satunya pribadi yang suka bersandar di dada Yesus. 3 Yohanes 1:2 - Saudaraku yang kekasih, aku berdoa, semoga engkau baik-baik dan sehat-sehat saja dalam segala sesuatu, sama seperti jiwamu baik-baik saja. [Beloved, I wish above all things that thou mayest prosper and be in health, even as thy soul prospereth - KJV]. Begitu juga jiwamu melimpah. Ini harapan rasul Yohanes, ini sebetulnya adalah harapannya Tuhan bagi setiap kita. Tuhan ingin kita baik-baik saja.

on on Hits: 486

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 16 Maret 2025 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Tuhan ingin kita hidup dengan percaya di dalam janji Allah. Lukas 18:8 - Aku berkata kepadamu: Ia akan segera membenarkan mereka. Akan tetapi, jika Anak Manusia itu datang, adakah Ia mendapati iman di bumi?" Kalau Yesus datang kali kedua, masihkah Tuhan bisa melihat ada iman di setiap kita orang beriman? Ayat 1, berdoalah dengan tidak jemu. Rencana Tuhan pasti berhasil dan tidak bisa gagal. Tapi rupanya tidak semua orang menikmati rencana Tuhan itu berhasil. Dari 12 pengintai, rencana Tuhan berhasil hanya kepada 2 orang pengintai--Yosua dan Kaleb. Mayoritas bisa melihat tanah yang Tuhan janjikan luar biasa, tapi mereka melihat fakta, ada tantangan yang besar dan mereka tawar hati. Jangan kecut dan tawar hati, karena di balik tantangan ada kemenangan besar Dia sudah janjikan. Kemenangan yang besar itu sebuah kepastian karena Yesus sudah pernah mati dan bangkit dari kematian. Dia sediakan kemenangan itu buat kita.

on on Hits: 371

Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 9 Maret 2025 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Kesetiaan Tuhan yang menyertai kita adalah kesetiaan yang memulihkan. Membawa kembali umat-Nya masuk dalam rencana Allah. Yunus ada di perut ikan tiga hari tiga malam karena ketidaktaatannya, tapi kesetiaan Tuhan menjaganya. Ketika Yesus diminta tanda orang Farisi bahwa Dia Juruselamat, Yesus berkata tidak ada tanda lain selain tanda nabi Yunus. Gambaran tiga hari tiga malam Anak Manusia--Yesus akan ada di perut bumi. Ini bukti kesetiaan Tuhan. Titik kegagalan manusia justru dipakai Tuhan menjadi satu titik sebuah terobosan, memberi kesempatan baru.

on on Hits: 454

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 2 Maret 2025 - Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Kita sedang dalam pergerakan waktu yang cepat. Tuhan sedang buat percepatan. Jangan mabuk dengan kemajuan teknologi karena FOMO, dengan segala keadaan yang ada. Tetap sadar dan berjaga. Fokus pada Tuhan. Rencana Tuhan pasti berhasil dan tidak bisa gagal, walaupun coba digagalkan. Lukas 10:18 - Lalu kata Yesus kepada mereka: "Aku melihat Iblis jatuh seperti kilat dari langit. Peristiwa iblis jatuh seperti kilat terjadi antara Kejadian 1 ayat 1 dan ayat 2.  Allah ciptakan langit dan bumi sempurna. Rencana Allah itu utuh, sempurna. Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita bukan karena Allah belum menyelesaikan pekerjaannya....

on on Hits: 452

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 23 Februari 2025 Oleh Pdp. Santy Lamba

Yesaya 45:18-19 - [45:18] Sebab beginilah firman TUHAN, yang menciptakan langit, -- Dialah Allah -- yang membentuk bumi dan menjadikannya dan yang menegakkannya, -- dan Ia menciptakannya bukan supaya kosong, tetapi Ia membentuknya untuk didiami --: "Akulah TUHAN dan tidak ada yang lain. [45:19] Tidak pernah Aku berkata dengan sembunyi atau di tempat bumi yang gelap. Tidak pernah Aku menyuruh keturunan Yakub untuk mencari Aku dengan sia-sia! Aku, TUHAN, selalu berkata benar, selalu memberitakan apa yang lurus."

Berbicara tentang rancangan Allah yang sempurna dan utuh, manusia sebagai ciptaan tidak bisa secara tuntas memahaminya. Tapi kita bisa memahami di dalam kebenaran Firman-Nya. Dari awal sampai akhir rancangan Allah itu utuh, sempurna. Kita selalu melihat rancangan Allah dalam hidup kita hanya bagian per bagian, sehingga kadang-kadang kita berkata inikah rancangan Tuhan?

Pesan Gembala

Ps. Andrew M. Assa

PESAN GEMBALA 2026

Di akhir 2025 artinya seperempat dari abad 21 telah kita lampui. Ada kemajuan teknologi yang kita bisa saksikan dan alami yang membuat kita kewalahan mengikutinya tetapi di sisi lain begitu tergantung kepadanya. Selain itu, tetap saja ada keterbatasan dari semua kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk bisa menjaga keamanan dan keselamatan manusia. Hidup dan mati tiap manusia tidak bisa diprediksi dengan seberapa akrabnya dia dengan teknologi keselamatan itu.

Di awal tahun 2025 Kecerdasan buatan (Artificial Intelegence) terus mengalami perkembangan pesat. Pada Januari 2025, beberapa perusahaan teknologi besar meluncurkan model AI terbaru yang lebih canggih dan efisien. DeepSeek AI, OpenAI, dan Google DeepMind bersaing dalam menghadirkan model bahasa yang lebih kuat dengan kemampuan multimoda. Sementara itu, penggunaan AI dalam kehidupan sehari-hari semakin meluas, mulai dari otomatisasi pekerjaan hingga integrasi dalam perangkat pintar rumah tangga. Tidak heran bahkan sampai anak-anak kecil sangat mahir sekali menggunakan Gemini di telepon selular untuk mengerjakan Pekerjaan Rumah (PR) mereka, daripada bersusah payah mencari literatur.

Pada tanggal 21 April 2025, pemimpin umat Katolik Paus Fransiskus meninggal di Vatikan. Dan bulan Mei 2025, Kardinal Robert Francis Prevost dari Amerika Serikat, terpilih menggantikan Paus Fransiskus yang wafat bulan sebelumnya, dikenal sebagai Paus Leo XIV sebagai pemimpin baru Gereja Katolik.

Pada 25-28 Agustus, di Indonesia terjadi demonstrasi besar buruh dan mahasiswa di depan Gedung DPR/MPR menuntut pembubaran DPR, penolakan kenaikan gaji anggota DPR, dan kebijakan perburuhan lebih baik, yang berujung ricuh dan korban tewasnya pengemudi ojek online. 

Di penghujung November 2025, bencana banjir dan tanah longsor melanda tiga provinsi di Pulau Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga Senin (22/12/2025) pukul 08.00 WIB, bencana ini telah mengakibatkan 1.090 orang meninggal, 186 orang hilang, dan sekitar 7 ribu orang terluka.

Semua peristiwa terjadi silih berganti, belum lagi kalau berbicara kecelakaan moda transportasi. Tanggal 29 Januari 2025 terjadi tabrakan antara pesawat komersil American Eagle 5342 yang hendak mendarat di Bandara Ronald Reagen, Washington. Tragisnya, bertabrakan justru dengan helikopter Sikorsky UH-60 Black Hawk milik Angkatan Darat AS, dan terjadi di ibukota negara maju yang notabene begitu canggih sistem radar dan teknologi keamanan penerbangannya. Dalam kecelakaan tersebut seluruh awak dan penumpang kedua pesawat itu menjadi korban.

Belum lagi, 12 Juni 2025 terjadi kecelakaan pesawat Air India, Penerbangan 171 yang baru saja mengudara (setelah 30 detik lepas landas). Pesawat kemudian kehilangan daya angkat dan jatuh di blok Asrama B.J. Medical College, Amhmedabad. Ironisnya, pesawat tersebut terbilang pesawat baru Boeing 787-8 yang tidak pernah punya riwayat insiden kecelakaan yang besar. Menewaskan setidaknya 269 orang, 241 orang di dalam pesawat dan 28 orang di darat.

Belum lagi moda transportasi darat: kecelakaan di jalan, baik tunggal ataupun karambol, tabrak belakang. Dan beberapa hari menjelang Natal kecelakaan bus terjadi 22 Desember 2025, di Simpang Tol Krapyak Semarang yang memakan korban 16 jiwa. Justru terjadi sesudah pintu tol Kalikangkung dan setelah pergantian kru bus.

Peristiwa demi peristiwa terjadi di sekitar kita dan menbuat kita kewalahan untuk mencerna dan memahaminya, tidak ada tempat yang aman di dunia ini. Tidak ada satu moda transportasi yang kebal terhadap musibah dan celaka dan kita harus menggunakannya dalam keseharian. Tapi kabar baiknya, ada ajakan dari Juruselamat (Yesus) kepada kita Matius 11:28,29 Datanglah kepada-Ku kamu semua yang lelah, dan merasakan beratnya beban; Aku akan menyegarkan kamu. Ikutlah perintah-Ku dan belajarlah daripada-Ku. Sebab Aku ini lemah lembut dan rendah hati, maka kamu akan merasa segar. (BIMK) Dalam terjemahan bahasa Inggris CEV …I will give you rest. …and you will find rest. Tuhan akan memberi kita istirahat, kita akan menemukan tempat istirahat. Tawaran ini bukan bicara tentang besok di dalam kekekalan, tetapi justru ketika kita masih di dunia dan masih harus bekerja dan beraktivitas.

Bagi kita jemaat COTW tahun 2025 menjadi Tahun Kairos (Tahun Kebetulan Ilahi) bagi kita. Kebetulan Ilahi bukan hanya terbatas tentang berkat yang kita bisa lihat dan ukur, tetapi sebetulnya ada banyak Kebetulan Ilahi yang kita alami. Tuhan luputkan dari yang jahat atau celaka, Tuhan beri kesehatan dan kesempatan baru. Tuhan beri hikmat untuk ambil keputusan sehingga terhindar dari kebuntungan. Ataupun Tuhan ijinkan kita lewati lembah air mata, untuk kita melihat bahwa manusia hidup juga dari setiap Firman yang kita imani dan alami. Tuhan menyertai lewat semua peristiwa besar dan kecil, dan mendatangkan keberuntungan/keselamatan buat kita.

Memasuki tahun 2026, kita tetap dan justru membutuhkan penyertaan Tuhan, dan Dia janjikan memberi kita Pengurapan Baru (Fresh Annointing). Urapan itu bagai pelumas yang melumasi mesin agar tetap berjalan dengan lancar dan halus. Pelumas itu juga menjaga mesin dalam suhu optimal, sehingga tidak terlalu panas. Pelumas juga menjaga agar gesekan yang ada tidak melukai tiap bagian. Tetapi lebih dari itu, kita perlu mengenal bahwa Urapan Baru itu keluar dari Satu Pribadi Allah sendiri, Roh Kudus. Biarlah seluruh jemaat makin mengenali Pribadi itu secara personal, mengalami Roh Kudus bukan hanya sebagai bagian dari liturgi ibadah di gereja yang formal.   

Mengenal Roh Kudus lewat tiap sisi kehidupan kita yang dijamah dan diurapi oleh-Nya. Kita butuh sukacita, kita butuh ketulusan hati, kita butuh hikmat, kita butuh pimpinan dan pengajaran, namun kita juga butuh kelegaan, damai sejahtera dan keintiman. Kita butuh iman dan penyingkapan rahasia Ilahi dalam hidup ini. Mazmur 92:11 Tetapi Kautinggikan tandukku seperti tanduk banteng, aku dituangi dengan minyak baru; Marilah kita alami Tuhan Yesus Kristus lewati tahun 2026, dalam Pengurapan Baru (Fresh Annointing). 

Rhema Hari Ini

Maka janganlah kaukatakan dalam hatimu: Kekuasaanku dan kekuatan tangankulah yang membuat aku memperoleh kekayaan ini. Tetapi haruslah engkau ingat kepada TUHAN, Allahmu, sebab Dialah yang memberikan kepadamu kekuatan untuk memperoleh kekayaan, dengan maksud meneguhkan perjanjian yang diikrarkan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu, seperti sekarang ini.

Ulangan 8:17-18

Kekuatan untuk tetap bertahan dalam iman. Kemampuan untuk menikmati kelimpahan. Bahkan ketaatan untuk hidup saleh, semuanya hanya karena Anugrah TUHAN.