Tuhan Pengharapan (Setia Nantikan Waktu Tuhan)

Written by Lois.

Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; text-align:center; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin;}

Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 7 Agustus 2022 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Habakuk 2:1-3 - .... [2:2] Lalu TUHAN menjawab aku, demikian: "Tuliskanlah penglihatan itu dan ukirkanlah itu pada loh-loh, supaya orang sambil lalu dapat membacanya. [2:3] Sebab penglihatan itu masih menanti saatnya, tetapi ia bersegera menuju kesudahannya dengan tidak menipu; apabila berlambat-lambat, nantikanlah itu, sebab itu sungguh-sungguh akan datang dan tidak akan bertangguh.

Mungkin pergumulan, doa-doa kita belum terjawab, bagaimana kita setia menantikan waktunya Tuhan?

Otoritas Atas Musuh

Written by Lois.

Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:8.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:107%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin;}

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 31 Juli 2022 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Efesus 1:17-19, “[1:17] dan meminta kepada Allah Tuhan kita Yesus Kristus, yaitu Bapa yang mulia itu, supaya Ia memberikan kepadamu Roh hikmat dan wahyu untuk mengenal Dia dengan benar. [1:18] Dan supaya Ia menjadikan mata hatimu terang, agar kamu mengerti pengharapan apakah yang terkandung dalam panggilan-Nya: betapa kayanya kemuliaan bagian yang ditentukan-Nya bagi orang-orang kudus, [1:19] dan betapa hebat kuasa-Nya bagi kita yang percaya, sesuai dengan kekuatan kuasa-Nya, Kita bisa minta visi dan Roh hikmat kepada Tuhan untuk mengenal Tuhan yang beserta kita dan yang mengenal kita. Tuhan yang di dalam kita lebih besar dari situasi kita. Tuhan sudah menentukan bagian kemuliaan meskipun situasi kita buruk. Tuhan berikan visi dan otoritas, tetapi ada yang percaya dan ada yang tidak percaya.

Bertumbuh Menjadi Sempurna Karena Visi

Written by Lois.

Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:8.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:107%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin;}

Ringkasan Khotbah Minggu Sore,  17 Juli 2022 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Efesus 1:15-19, “[1:15] Karena itu, setelah aku mendengar tentang imanmu dalam Tuhan Yesus dan tentang kasihmu terhadap semua orang kudus, [1:16] aku pun tidak berhenti mengucap syukur karena kamu. Dan aku selalu mengingat kamu dalam doaku, [1:17] dan meminta kepada Allah Tuhan kita Yesus Kristus, yaitu Bapa yang mulia itu, supaya Ia memberikan kepadamu Roh hikmat dan wahyu untuk mengenal Dia dengan benar. [1:18] Dan supaya Ia menjadikan mata hatimu terang, agar kamu mengerti pengharapan apakah yang terkandung dalam panggilan-Nya: betapa kayanya kemuliaan bagian yang ditentukan-Nya bagi orang-orang kudus, [1:19] dan betapa hebat kuasa-Nya bagi kita yang percaya, sesuai dengan kekuatan kuasa-Nya, Tuhan ingin kita punya Roh hikmat dan pewahyuan. Allah kita bukan Allah yang mencari kesalahan. Dia tidak cari orang berdosa untuk menuduh, tetapi untuk diselamatkan. Perumpamaan seorang gembala yang memiliki 100 domba dan kehilangan 1, gembala itu serahkan 99 domba lain pada penjaga dan mencari yang terhilang. Saat menemukan yang terhilang pun, Allah tidak menghajar dengan gada dan tongkat. Dia panggul di bahunya dan membawanya pulang bahkan bersukacita. Biarlah kita mengenal Allah kita dengan benar. Kalau kita mengerti kehendak Allah dan mengenal visi dengan benar, kita akan merasakan betapa hebatnya Allah dalam hidup kita. Ada kuasa yang mengubahkan inside out (dari dalam keluar).

Milikilah Visi Dari Tuhan

Written by Lois.

Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; text-align:center; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin;}

Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 24 Juli 2022 Oleh Pdt. Toni Aris Santoso

Amsal 29:18 - Bila tidak ada wahyu, menjadi liarlah rakyat. Berbahagialah orang yang berpegang pada hukum. Wahyu = visi, yaitu impian yang didasari pada tuntunan dan bimbingan Tuhan, tujuannya keselamatan dengan melakukannya sesuai dengan kehendak Tuhan. Visi yang dunia sampaikan tanpa melibatkan Tuhan akan jadi ambisi, mementingkan kesenangan pribadi atau golongan. Yesaya 55:8 - Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN. Dalam visi ada sebuah tujuan. Biarlah setiap rencana yang kita kerjakan dalam hidup kita selalu melibatkan Tuhan, karena rancangan Tuhan, jalan Tuhan bukan jalan kita. Kita kadang punya rancangan sendiri, kalau dikerjakan dengan kekuatan kita, cenderung menjadi visi dunia yang hanya untuk kesenangan sendiri. Kalau bukan visi dari Tuhan maka liarlah rakyat dan merupakan jalan menuju kebinasaan. Kalau impian seseorang didasari ambisi, hanya untuk menyenangkan diri, akan dikerjakan dengan menghalalkan segala cara untuk memperolehnya.

Bagaimana kita memiliki visi yang dari Tuhan?

Pentingnya Sebuah Visi

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 10 Juli 2022 Oleh Pdt. Peterus Rediwan

Amsal 29:18 - Bila tidak ada wahyu, menjadi liarlah rakyat. Berbahagialah orang yang berpegang pada hukum. Arti wahyu/visi adalah mimpi, pewahyuan, pandangan ke depan, penglihatan, pengenalan akan Allah, tuntunan Allah, kehendak Allah. Visi adalah sebuah impian, pandangan ke depan dengan sebuah kepastian. Visi akan menuntun kita di jalan yang benar dan tepat agar kita sampai pada apa yang sudah Tuhan tetapkan dalam hidup kita, atau kehendak Allah dalam hidup kita.