Percaya Pada Waktunya Tuhan

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 20 Juli 2025 Oleh Pdp. Santy Lamba

Bicara waktu yang tepat, kita tidak tahu waktu itu kapan. Mungkin itu berbicara jawaban doa, berakhirnya sebuah pergumulan, harapan-harapan kita yang kapan akan terwujud. Sebagai orang percaya kita harus percaya bahwa Tuhan punya waktu yang terbaik dalam hidup kita.

Mazmur 27:13-14 - [27:13] Sesungguhnya, aku percaya akan melihat kebaikan TUHAN di negeri orang-orang yang hidup! [27:14] Nantikanlah TUHAN! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu! Ya, nantikanlah TUHAN! Waktu yang tepat itu pasti datang dalam kehidupan kita. Kita tidak tahu itu kapan. Menanti waktu Tuhan butuh kesabaran, ketekunan, iman/percaya. Ketika Tuhan tampaknya "diam" bukan berarti Dia tidak bekerja. Doa belum dijawab, jangan berhenti berseru kepada Tuhan, sebenarnya Dia dekat. Ratapan 3:57 - Engkau dekat tatkala aku memanggil-Mu, Engkau berfirman: Jangan takut!" Ketika kita kuat menanggung beban hingga hari ini, itu pun sudah sebuah jawaban dari Tuhan, kadang tidak kita sadari. Mazmur 138:3 [BIMK] - Waktu aku berseru kepada-Mu, Engkau menjawab, Kaukuatkan hatiku sehingga aku menjadi berani."  Menghadapi masalah, berani untuk percaya, karena ada Roh Tuhan yang ada di dalam kita, Zakharia 4:6.

Waktu Tepatnya Tuhan

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 13 Juli 2025 Oleh Pdp. Peterus Rediwan

Pengkhotbah 3:11 - Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir.

Allah membuat segala sesuatunya indah, tapi proses yang kita jalani untuk menuju ke sesuatu yang indah itu seringkali tidak indah. Kita sering mengalami keadaan yang tidak baik-baik saja. Lukas 1:5-7 [1:5] Pada zaman Herodes, raja Yudea, adalah seorang imam yang bernama Zakharia dari rombongan Abia. Isterinya juga berasal dari keturunan Harun, namanya Elisabet. [1:6] Keduanya adalah benar di hadapan Allah dan hidup menurut segala perintah dan ketetapan Tuhan dengan tidak bercacat. [1:7] Tetapi mereka tidak mempunyai anak, sebab Elisabet mandul dan keduanya telah lanjut umurnya. Elisabet dan Zakharia, fakta-faktanya:

Mentoring For Growth

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 29 Juni 2025 Oleh Pdt. Bambang Tri Susilo

Roma 8:28 - Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

Kejadian-kejadian yang terjadi dalam kehidupan kita harus kita maknai sebagai sesuatu yang akan mendatangkan kebaikan. Mungkin saat kita alami sesuatu tersebut kita tidak bisa menerimanya, tapi nanti ketika sudah melewati semuanya kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan. Tidak ada yang kebetulan, artinya dirancangkan oleh Tuhan. Bahkan pengalaman-pengalaman yang pahit dalam hidup kita itu atas sepengetahuan Tuhan. Kalau Tuhan ijinkan berlaku dalam kehidupan kita, itu akan membentuk dan membawa kehidupan kita semakin kuat di dalam Tuhan.

Waktu Lawatan

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 6 Juli 2025 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Perang, semua bobrok dunia ini, sumbernya bukan dari Tuhan. Iblis senang membuat kita mulai berpikir Tuhan itu tidak ada. Kita harus punya pola pikir Dia adalah Allah Yang Mahakuasa. Sebetulnya Dia bisa atur semua itu seperti robot, tapi dalam ke-Mahakuasaan-Nya, Tuhan memberikan kita kehendak bebas. Ketika manusia jatuh dalam dosa, kuasa dosa mengalir masuk kepada semua keturunan Adam. Semua kerusakan-kerusakan ini hasil dicemari kuasa dosa. Kabar baiknya, Allah tidak tinggal diam. Ketika manusia sudah tercemar kuasa dosa, Allah sudah punya rancangan Allah menjelma menjadi manusia dalam Yesus Kristus dan disebut Anak Allah. Dalam kondisi sebagai manusia, Dia bisa menebus, Dia bisa mati. Karena kalau Allah sebagai Allah, Dia tidak mungkin mati. Ketika kita percaya kepada-Nya sebagai Juruselamat, kita memang masih di dalam dunia tapi kita terima gen yang baru, sehingga apapun yang mati dalam hidup saya, ketika saya manunggal dengan Yesus, kita akan terima kuasa kebangkitan.

Raja Nebukadnezar, seorang raja kafir mengalami lawatan Tuhan. Lawatan Tuhan tidak pernah memilih-milih. Ketika pribadi itu membuka hati untuk Tuhan, Tuhan melawat.

Relijius ≠ Gaya Hidup

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Siang, 22 Juni 2025 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Relijius bukan berarti bergantung pada Tuhan. Lukas 19:36-40. Ketika Yesus masuk di Yerusalem, Yesus dielu-elukan karena orang banyak "melihat mukjizat". Mereka melihat yang pertolongan jasmani. Jangan gantungkan harap kita pada perkara yang bisa kita lihat. Masihkah hati kita berpaut pada Tuhan kalau doa kita belum terjawab? Apapun kondisi kita, biarlah kita memuliakan Tuhan. Ayat 39, sepertinya kontradiktif, ketika ada orang banyak memuliakan Yesus, yang tidak setuju bukan orang pendosa, bukan orang kafir, tapi justru orang relijius, orang rohani, orang Farisi....