Hidup Dalam Syafaat-Nya

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 28 September 2025 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Roma 8:28 - Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah. Bagi mereka mau menyatukan tujuan, menyatukan hati dengan Tuhan, maka perkataannya bukan perkataan yang sembrono. Dalam segala keadaan perkatakan firman. Ketika kita perkatakan firman, ada pelaksana firman yang melaksanakan. Mazmur 103:20 - Pujilah TUHAN, hai malaikat-malaikat-Nya, hai pahlawan-pahlawan perkasa yang melaksanakan firman-Nya dengan mendengarkan suara firman-Nya. Iblis paling senang lemparkan setengah kebenaran, wajar saja kalau memperkatakan faktanya. Situasinya boleh buruk, tetap perkatakan firman. Ketika kita perkatakan firman, pelaksana-pelaksana firman sedang menanti ada firman yang diperkatakan. Kita bukan hanya sekadar memperkatakan firman karena saya orang Kristen, tapi karena saya sudah hidup di dalam syafaat-Nya Tuhan.

Mulutmu Nasibmu

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu sore, 21 September 2025 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Syafaat kita itu destiny kita. Apa yang keluar dari mulut itu doa kita. Ijinkan Tuhan yang melatih mulut kita. Waktu kita sedang tertekan atau kesal, mulut ini kadang ngomong dengan sembrono. Jaga mulut kita. Alkitab mengingatkan: 1 Petrus 3:10 - "Siapa yang mau mencintai hidup dan mau melihat hari-hari baik, ia harus menjaga lidahnya terhadap yang jahat dan bibirnya terhadap ucapan-ucapan yang menipu. Bisa saja kita ada dalam satu tempat “bayang-bayang maut” rasanya pasti kalah, tapi ingat Tuhan yang pimpin hidup kita, Tuhan yang bertanggung jawab atas hidup kita. Permasalahnya apa yang mau kita responi?

Syafaat Kita Menentukan Tujuan Kita

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 7 September 2025 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Syafaat kita adalah destiny (nasib). Syafaat kita menentukan nasib kita. Kejadian 23:8 - serta berkata kepada mereka: "Jika kamu setuju, bahwa aku mengantarkan dan menguburkan isteriku yang mati itu, maka dengarkanlah aku dan tolonglah mintakan dengan sangat kepada Efron bin Zohar,

Menangkap Kehendak Tuhan

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 14 September 2025 - Oleh Pdt. Yani Arfianto

Dalam hidup kita, Tuhan punya rancangan yang luar biasa. Kita harus menangkap sesuatu dari Tuhan lewat kejadian atau peristiwa yang Tuhan ijinkan terjadi dalam hidup kita. Menangkap, merujuk pada pencapaian, keberuntungan dan rejeki, nasib, itu tergantung respon kita. Cara kita menangkap setiap peristiwa itu menentukan tujuan atau nasib yang dinyatakan dalam hidup kita. Menangkap kehendak Tuhan berarti menyejajarkan hidup dengan Firman Tuhan dan kehendak-Nya. Lewat apa? Lewat doa, baca Firman.

Bagaimana kita menangkap kehendak Tuhan dalam hidup kita secara pribadi?

Waktu Bersama Tuhan

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 31 Agustus 2025 Oleh Pdt. Henny Meiske Assa

Ketika kita memiliki waktu bersama Tuhan maka kita akan melihat hikmat Allah dinyatakan di dalam hidup kita. Hidup bersama dengan Tuhan, ada kedekatan dengan Tuhan maka Tuhan akan singkapkan hikmat-Nya dalam kehidupan kita. Karena Allah yang memberikan hikmat. Allah adalah sumber hikmat itu sendiri. Amsal 20:27 - Roh manusia adalah pelita TUHAN, yang menyelidiki seluruh lubuk hatinya. Waktu Tuhan menyalakan pelitanya, kita mendapatkan inspirasi yang adalah hikmat Tuhan. Sebelum kita memutuskan pendapat seperti kita berkata ya atau tidak, atau jangan kepada sesuatu, sebenarnya jauh sebelumnya di lubuk hati kita sudah ada kata-kata yang harus kita katakan atau putuskan. Ketika pelita Tuhan dinyalakan seharusnya kita menjadi orang yang sensitif, kita mengerti apa yang Tuhan bicara pada kita. Ada hikmat Allah yang Tuhan berikan dalam hidup kita.

Bagaimana cara Tuhan beri hikmat pada kita?