Sikap Hidup Yang Benar Menentukan Masa Depan Kita

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 20 Februari 2022 Oleh Pdt. Toni Aris Santoso

Daniel 2:20-21, “Berkatalah Daniel: "Terpujilah nama Allah dari selama-lamanya sampai selama-lamanya, sebab dari pada Dialah hikmat dan kekuatan! Dia mengubah saat dan waktu, Dia memecat raja dan mengangkat raja, Dia memberi hikmat kepada orang bijaksana dan pengetahuan kepada orang yang berpengertian;” Ini adalah pujian yang disampaikan Daniel kepada Tuhan. Daniel mendapat hikmat dari Tuhan untuk mengungkap mimpi raja Nebukadnezar yang menuntut orang pintar dan ahli-ahli untuk mengartikan mimpinya, dengan ancaman penggal kepala. Bahkan rumah mereka akan dirobohkan menjadi puing. Ini adalah sesuatu yang mengerikan. Daniel pun tidak luput dari ancaman itu.

Menghadirkan Kerajaan Allah

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 13 Februari 2022 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Allah akan menepati janji-Nya, apa yang Dia firmankan akan digenapi. Yesaya 51:5 - Dalam sekejap mata keselamatan yang dari pada-Ku akan dekat, kelepasan yang Kuberikan akan tiba, dan dengan tangan kekuasaan-Ku Aku akan memerintah bangsa-bangsa; kepada-Kulah pulau-pulau menanti-nanti, perbuatan tangan-Ku mereka harapkan. Kata pulau-pulau ini dalam bahasa aslinya eiy, bicara tentang pulau pesisir, negara kepulauan. Kita bagian dari warga Negara Indonesia,  Indonesia dikenal sebagai negara kepulauan. Firman Allah jelas menuliskan negara kepulauan menanti-nantikan Tuhan. Ijinkan Tuhan berkarya atas hidup kita.

Tuhan ingin kita menjadi bagian dari rencana-Nya. Sebetulnya Allah sanggup ketika mengubah saat dan waktu, Allah bisa saja mengatur manusia untuk semuanya taat seperti robot. Tapi kabar baiknya, kepada manusia Allah berikan kehendak bebas untuk bisa ambil pilihan. Permasalahannya, manusia yang diberi kehendak bebas apakah mau masuk dalam rencana Allah? Rupanya tidak semua orang mau masuk dalam rencana-Nya.

Seirama Dengan Tuhan Penentu

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 30 Januari 2022 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Bangun hidup kita di atas janji Allah. Karena firman-Nya tidak dapat dibatalkan, itu sebabnya pengharapan kita tidak dapat bergoncang. Kita tidak berdiri atas semua yang dari dunia, ataupun luka masa lalu dan trauma. Kita hidup karena janji Allah yang berharga. Biarlah kita seirama dengan Tuhan. Iblis paling senang membuat kita tidak seirama dengan Tuhan. Mazmur 139:2, “Engkau mengetahui, kalau aku duduk atau berdiri, Engkau mengerti pikiranku dari jauh.” Tuhan tahu pikiran kita.

Pohon Selamat

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 6 Februari 2022 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Daniel 2:21 - Dia mengubah saat dan waktu, Dia memecat raja dan mengangkat raja, Dia memberi hikmat kepada orang bijaksana dan pengetahuan kepada orang yang berpengertian; Ketika kita dengar firman Allah dan menaatinya, kita disebut orang bijak. Tuhan justru akan memberikan hikmat sehingga kita akan punya keputusan-keputusan yang tepat, karena Tuhan yang menentukan saat dan waktu. Kita akan punya pengetahuan. Semakin kita punya pengetahuan, biarlah kita semakin punya pengertian--hati yang bisa memahami sehingga pengetahuan firman bukan untuk menguliti orang lain, tapi justru untuk kita. Kabar baiknya ketika kita ada di dalam pimpinan-Nya, Dia bisa ubah saat dan waktu.

Ada pribadi-pribadi yang pernah putus asa:

Mungkin Hari Ini?

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 23 Januari 2022 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Yesus adalah Allah penentu yang menentukan hidup kita. Ketika waktu penetapan Tuhan, apakah kita masuk di sana?

Daniel 4:17 - Titah ini adalah menurut putusan para penjaga dan hal ini menurut perkataan orang-orang kudus, supaya orang-orang yang hidup tahu, bahwa Yang Mahatinggi berkuasa atas kerajaan manusia dan memberikannya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, bahkan orang yang paling kecil sekalipun dapat diangkat-Nya untuk kedudukan itu. Nebukadnezar mendapat peringatan dari Tuhan, segala sesuatu Tuhan yang menentukan. Allah punya penentuan atas setiap orang. Ketika kita sadar Allah yang menentukan waktunya, apa yang harus kita kerjakan? Belajar dari tiga tokoh yang berbeda, mereka punya kehidupan yang berbeda, ketika mereka sedang menantikan waktunya Tuhan bagi mereka: