Hati Yang Lapar dan Haus

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 17 Mei 2026 Oleh Pdt. Bambang Tri Susilo

Pengajaran Yesus di atas bukit. Matius 5:6 - Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Hati = Lev (לב) - bahasa Ibrani. Hati dalam bahasa kesehatan = liver, organ vital yang berfungsi untuk memetabolisme nutrisi, menyaring racun (detoksifikasi), dan memproduksi cairan empedu. Dalam bahasa sastra hati adalah pusat kesadaran. Kalau kita hubungkan dengan lapar dan haus, hati yang adalah pusat kesadaran rindu selalu berhubungan dengan Sang Kebenaran. Kisah Para Rasul 13:52 - Dan murid-murid di Antiokhia penuh dengan sukacita dan dengan Roh Kudus. Apa kaitannya penuh dengan Roh Kudus dengan hati yang lapar dan haus? Bahasa asli kata lapar = peinōntes, haus = dipsōntes. Kata lapar dan haus itu: aku makan hari ini, besok tetap lapar dan seterusnya tetap lapar. Kalau hubungannya dengan Roh Kudus, maka hati ini harus rindu selalu berelasi dengan Roh Kudus. Kata penuh = pleroo, memuat kata digerakkan dan didominasi. Hati yang selalu rindu digerakkan dan didominasi (dikuasai) oleh Roh Kudus.

Mau Bahagia dan Panjang Umur?

Written by Lois.

Ringkasan khotbah Minggu pagi, 10 Mei 2026 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Roh Kudus memberikan roh sukacita, roh ketulusan, Roh Kudus adalah roh lapar akan kebenaran. Roh Kudus memberikan roh sukacita sehingga sukacita kita hanya kepada Tuhan, bukan kepada barang yang fana. Ketika sukacita kepada Tuhan, maka Tuhan yang bergerak, bertindak bagi kita. Roh Kudus juga adalah roh ketulusan: Matius 10:16 - "Lihat, Aku mengutus kamu seperti domba ke tengah-tengah serigala, sebab itu hendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati. Tuhan mengutus kita seperti domba di tengah serigala (hal yang jahat), tapi biarlah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati. Ketulusan hati itu bukan hanya terbukti waktu ada di depan orang, bukan hanya performance di depan orang, tapi juga di belakang....

Clean Vessel for Fresh Anointing (Bejana yang Bersih untuk Urapan Baru)

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 26 April 2026 Oleh Pdm. Yosafat G. Montalili

Urapan adalah kehadiran dan kuasa Allah di dalam bejana manusia, yang memampukannya untuk memenuhi panggilan ilahi -- Dr. Myles Munroe. Bejana yang bersih untuk urapan baru. Tuhan tidak akan mencurahkan urapan-Nya ke wadah bejana hidup yang masih dipenuhi dengan kekotoran dan sampah. Ada banyak orang Kristen betah tinggal dalam kekotoran (masih membawa sampah kenajisan, ikatan dosa, kepahitan, kebencian, kesenangan-kesenangan duniawi) datang ke gereja minta mujizat, berkat dari Tuhan. Tuhan tidak akan mencurahkan urapannya kepada bejana hidup yang tidak mau dibersihkan. Tidak ada satupun dari kita yang bersih sempurna, tapi di hadapan Tuhan kita bisa dibersihkan. Tuhan mau membersihkan kita. Ketika urapan Tuhan turun, tidak ada satupun perkara yang mustahil.

Pembaharuan Oleh Roh Kudus

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 3 Mei 2026 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Kita butuh urapan yang baru, tidak terbatas hanya pada momen tertentu, tapi setiap waktu. Kita butuh penyertaan Tuhan, Dia Imanuel. Kabar baiknya Yesus sendiri mengatakan Aku memberikan seorang Penolong yang lain yang akan menyertai kamu selama-lamanya. Kita tidak sendirian jalani hidup di dunia, Tuhan berikan Penolong yang lain yang dikenal Roh Kudus. Ketika Roh Kudus hadir kita bisa berkata Tuhan beri saya urapan baru. Karena menghadapi situasi ini kadang hidup rasanya jadi kering. Di dunia kadangkala ada banyak hal yang bisa membuat jiwa ini sepertinya kering. Bukan berarti ketika kita jadi orang Kristen kemudian hidup tanpa masalah, kita juga akan tetap hadapi masalah. Kabar baiknya, ...

Respon Hati Terhadap Perintah Allah

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 22 April 2026 Oleh Pdm. Santy Lamba

Ketaatan, disiplin dan takut akan Tuhan. Hati kita perlu berespon dengan baik terhadap firman Tuhan, terhadap perintah-perintah Allah yang kita dengarkan di dalam kehidupan kita. Saat kita baca atau dengar firman biarlah kita selalu berkata firman itu ingin membawa saya serupa dengan Kristus. Semakin hari semakin dimurnikan sehingga menjadi ciptaan baru dan semakin serupa dengan Kristus. Itu bukan hasil karya kita sebagai manusia. Tapi hasil dari karya Allah yang memulihkan dan mengubahkan kita.

Yehezkiel 36:26-28. Saat Yehezkiel melayani di Babel setelah kejatuhan Yerusalem pertama, saat itu bangsa Israel dalam pembuangan. Kondisi Bangsa Israel: ....