on on Hits: 313

Ringkasan Khotbah Minggu Siang, 9 November 2025 Oleh Pdt. Andrew M.Assa

Kita hidup di dunia yang serba cepat. Waktu yang begitu cepat membuat kita tertekan, stress. Dunia makin lama makin maju, dan mau tidak mau kita harus ikuti. Dunia yang penuh ketidakpastian, perubahan selalu membuat orang stress. Seringkali di dalam stress kita mulai takut, punya kecemasan berlebihan dan kemudian jadi pelupa, malam tidak bisa tidur. Dan dalam ketidakberdayaan kita berlari, harus kerja keras. Kabar baiknya ada ajakan dari Juruselamat: Mazmur 46:11 - "Diamlah dan ketahuilah, bahwa Akulah Allah! Aku ditinggikan di antara bangsa-bangsa, ditinggikan di bumi!" Jadilah tenang nantikan Aku, karena Aku tetap Allah yang berkuasa dan bertanggung jawab atas hidupmu. Buktinya: Tuhan tidak hanya peduli masalah rohani, tetap peduli masalah jasmani juga. Tuhan ciptakan kita untuk tenteram bukan untuk tertekan. Masalah memang ada, tapi Tuhan ingin kita sehat dan berkemenangan di bumi karena Tuhan yang bertindak.

on on Hits: 263

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 2 November 2025 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Punyalah perjumpaan dengan Tuhan. Tetaplah baik dan berlaku baik. Bagaimana kita tetap baik walau situasinya tidak baik-baik saja? Kadang kala kita selalu berpikir berdasarkan kondisi di luar. Ilustrasinya: pohon pisang sekalipun ditanam di tempat pembuangan sampah, pisang itu akan berbuah, tetap berasa pisang, tidak pernah berasa/beraroma sampah karena itu kodratnya. Bukankah kodrat kita makhluk Tuhan? Ingat, kodrat kita bukan ditentukan oleh lingkungan atau situasinya.

Galatia 6:9 - Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah.

on on Hits: 262

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 26 Oktober 2025 Oleh Pdm. Santy Salima Lamba

Yesaya 53:12 - Sebab itu Aku akan membagikan kepadanya orang-orang besar sebagai rampasan, dan ia akan memperoleh orang-orang kuat sebagai jarahan, yaitu sebagai ganti karena ia telah menyerahkan nyawanya ke dalam maut dan karena ia terhitung di antara pemberontak-pemberontak, sekalipun ia menanggung dosa banyak orang dan berdoa untuk pemberontak-pemberontak. Ayat ini adalah nyanyian tentang hamba Tuhan yang menderita, yang hina namun dimuliakan oleh Allah. Nubuat Mesianik tentang Yesus Kristus, Imam Besar Maha Agung yang menanggung dosa seluruh umat manusia. Ayat ini berbicara bagaimana Imam Besar kita Yesus Kristus masuk ke tempat maha kudus bukan membawa darah binatang dan tidak berulang-ulang mempersembahkan korban, tapi  Dia mempersembahkan korban satu kali saja yaitu diri-Nya sendiri. Ibrani 7:27. Yesus menanggung dosa, kelemahan, dan penyakit kita. Yesaya 53:4-5.

Apa teladan Imam Besar kita?

on on Hits: 339

Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 19 Oktober 2025 - Oleh Pdm. Joice Arfianto

Allah mengerjakan apa yang kita doakan, karena itu kita harus berdoa. Allah mau berkomunikasi dua arah, Dia sebagai Bapa dan kita sebagai anak-anak-Nya. Harapan kita dalam sebuah komunikasi yang kita jalin dengan siapapun, kita menginginkan ada tanggapan yang jelas dari pihak yang kita ajak komunikasi. Amsal 13:12. Dalam hidup kita, waktu kita masuk dalam ruang-ruang doa ada kalanya kita merasa harapan kita belum terpenuhi, kadang kita sampai ke titik jenuh, lelah, capek, takut, cemas. Tetapi keinginan untuk terus mengalami pertumbuhan di dalam Tuhan, khususnya berdoa harus dilatih.

on on Hits: 392

Ringkasan Khotbah Minggu pagi, 12 Oktober 2025 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Tidak ada yang mustahil bagi Tuhan. Berapa banyak kali kita begitu menyandarkan diri kepada yang dari dunia. Jangan sandarkan diri pada semua yang di dalam dunia. Ingat, semua yang di dalam dunia tidak bisa diandalkan. Di dalam dunia tidak ada yang kekal. Bersandarlah kepada sabda-Nya yang kokoh. Firman Allah itu kokoh, murni, menopang segala yang ada. Jangan batasi sumber hidup kita. Lewat firman-Nya, keberadaan-Nya, Tuhan adalah sumber hidup. Dia sanggup melampaui segala-segalanya. Kuasa Tuhan tidak pernah terbatas, Tuhan akan kerjakan yang kita doakan. Tapi permasalahannya, sudahkah kita sudah berdoa, sudahkah kita terhubung dengan Tuhan?

Pesan Gembala

Ps. Andrew M. Assa

PESAN GEMBALA 2026

Di akhir 2025 artinya seperempat dari abad 21 telah kita lampui. Ada kemajuan teknologi yang kita bisa saksikan dan alami yang membuat kita kewalahan mengikutinya tetapi di sisi lain begitu tergantung kepadanya. Selain itu, tetap saja ada keterbatasan dari semua kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk bisa menjaga keamanan dan keselamatan manusia. Hidup dan mati tiap manusia tidak bisa diprediksi dengan seberapa akrabnya dia dengan teknologi keselamatan itu.

Di awal tahun 2025 Kecerdasan buatan (Artificial Intelegence) terus mengalami perkembangan pesat. Pada Januari 2025, beberapa perusahaan teknologi besar meluncurkan model AI terbaru yang lebih canggih dan efisien. DeepSeek AI, OpenAI, dan Google DeepMind bersaing dalam menghadirkan model bahasa yang lebih kuat dengan kemampuan multimoda. Sementara itu, penggunaan AI dalam kehidupan sehari-hari semakin meluas, mulai dari otomatisasi pekerjaan hingga integrasi dalam perangkat pintar rumah tangga. Tidak heran bahkan sampai anak-anak kecil sangat mahir sekali menggunakan Gemini di telepon selular untuk mengerjakan Pekerjaan Rumah (PR) mereka, daripada bersusah payah mencari literatur.

Pada tanggal 21 April 2025, pemimpin umat Katolik Paus Fransiskus meninggal di Vatikan. Dan bulan Mei 2025, Kardinal Robert Francis Prevost dari Amerika Serikat, terpilih menggantikan Paus Fransiskus yang wafat bulan sebelumnya, dikenal sebagai Paus Leo XIV sebagai pemimpin baru Gereja Katolik.

Pada 25-28 Agustus, di Indonesia terjadi demonstrasi besar buruh dan mahasiswa di depan Gedung DPR/MPR menuntut pembubaran DPR, penolakan kenaikan gaji anggota DPR, dan kebijakan perburuhan lebih baik, yang berujung ricuh dan korban tewasnya pengemudi ojek online. 

Di penghujung November 2025, bencana banjir dan tanah longsor melanda tiga provinsi di Pulau Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga Senin (22/12/2025) pukul 08.00 WIB, bencana ini telah mengakibatkan 1.090 orang meninggal, 186 orang hilang, dan sekitar 7 ribu orang terluka.

Semua peristiwa terjadi silih berganti, belum lagi kalau berbicara kecelakaan moda transportasi. Tanggal 29 Januari 2025 terjadi tabrakan antara pesawat komersil American Eagle 5342 yang hendak mendarat di Bandara Ronald Reagen, Washington. Tragisnya, bertabrakan justru dengan helikopter Sikorsky UH-60 Black Hawk milik Angkatan Darat AS, dan terjadi di ibukota negara maju yang notabene begitu canggih sistem radar dan teknologi keamanan penerbangannya. Dalam kecelakaan tersebut seluruh awak dan penumpang kedua pesawat itu menjadi korban.

Belum lagi, 12 Juni 2025 terjadi kecelakaan pesawat Air India, Penerbangan 171 yang baru saja mengudara (setelah 30 detik lepas landas). Pesawat kemudian kehilangan daya angkat dan jatuh di blok Asrama B.J. Medical College, Amhmedabad. Ironisnya, pesawat tersebut terbilang pesawat baru Boeing 787-8 yang tidak pernah punya riwayat insiden kecelakaan yang besar. Menewaskan setidaknya 269 orang, 241 orang di dalam pesawat dan 28 orang di darat.

Belum lagi moda transportasi darat: kecelakaan di jalan, baik tunggal ataupun karambol, tabrak belakang. Dan beberapa hari menjelang Natal kecelakaan bus terjadi 22 Desember 2025, di Simpang Tol Krapyak Semarang yang memakan korban 16 jiwa. Justru terjadi sesudah pintu tol Kalikangkung dan setelah pergantian kru bus.

Peristiwa demi peristiwa terjadi di sekitar kita dan menbuat kita kewalahan untuk mencerna dan memahaminya, tidak ada tempat yang aman di dunia ini. Tidak ada satu moda transportasi yang kebal terhadap musibah dan celaka dan kita harus menggunakannya dalam keseharian. Tapi kabar baiknya, ada ajakan dari Juruselamat (Yesus) kepada kita Matius 11:28,29 Datanglah kepada-Ku kamu semua yang lelah, dan merasakan beratnya beban; Aku akan menyegarkan kamu. Ikutlah perintah-Ku dan belajarlah daripada-Ku. Sebab Aku ini lemah lembut dan rendah hati, maka kamu akan merasa segar. (BIMK) Dalam terjemahan bahasa Inggris CEV …I will give you rest. …and you will find rest. Tuhan akan memberi kita istirahat, kita akan menemukan tempat istirahat. Tawaran ini bukan bicara tentang besok di dalam kekekalan, tetapi justru ketika kita masih di dunia dan masih harus bekerja dan beraktivitas.

Bagi kita jemaat COTW tahun 2025 menjadi Tahun Kairos (Tahun Kebetulan Ilahi) bagi kita. Kebetulan Ilahi bukan hanya terbatas tentang berkat yang kita bisa lihat dan ukur, tetapi sebetulnya ada banyak Kebetulan Ilahi yang kita alami. Tuhan luputkan dari yang jahat atau celaka, Tuhan beri kesehatan dan kesempatan baru. Tuhan beri hikmat untuk ambil keputusan sehingga terhindar dari kebuntungan. Ataupun Tuhan ijinkan kita lewati lembah air mata, untuk kita melihat bahwa manusia hidup juga dari setiap Firman yang kita imani dan alami. Tuhan menyertai lewat semua peristiwa besar dan kecil, dan mendatangkan keberuntungan/keselamatan buat kita.

Memasuki tahun 2026, kita tetap dan justru membutuhkan penyertaan Tuhan, dan Dia janjikan memberi kita Pengurapan Baru (Fresh Annointing). Urapan itu bagai pelumas yang melumasi mesin agar tetap berjalan dengan lancar dan halus. Pelumas itu juga menjaga mesin dalam suhu optimal, sehingga tidak terlalu panas. Pelumas juga menjaga agar gesekan yang ada tidak melukai tiap bagian. Tetapi lebih dari itu, kita perlu mengenal bahwa Urapan Baru itu keluar dari Satu Pribadi Allah sendiri, Roh Kudus. Biarlah seluruh jemaat makin mengenali Pribadi itu secara personal, mengalami Roh Kudus bukan hanya sebagai bagian dari liturgi ibadah di gereja yang formal.   

Mengenal Roh Kudus lewat tiap sisi kehidupan kita yang dijamah dan diurapi oleh-Nya. Kita butuh sukacita, kita butuh ketulusan hati, kita butuh hikmat, kita butuh pimpinan dan pengajaran, namun kita juga butuh kelegaan, damai sejahtera dan keintiman. Kita butuh iman dan penyingkapan rahasia Ilahi dalam hidup ini. Mazmur 92:11 Tetapi Kautinggikan tandukku seperti tanduk banteng, aku dituangi dengan minyak baru; Marilah kita alami Tuhan Yesus Kristus lewati tahun 2026, dalam Pengurapan Baru (Fresh Annointing). 

Rhema Hari Ini

Maka janganlah kaukatakan dalam hatimu: Kekuasaanku dan kekuatan tangankulah yang membuat aku memperoleh kekayaan ini. Tetapi haruslah engkau ingat kepada TUHAN, Allahmu, sebab Dialah yang memberikan kepadamu kekuatan untuk memperoleh kekayaan, dengan maksud meneguhkan perjanjian yang diikrarkan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu, seperti sekarang ini.

Ulangan 8:17-18

Kekuatan untuk tetap bertahan dalam iman. Kemampuan untuk menikmati kelimpahan. Bahkan ketaatan untuk hidup saleh, semuanya hanya karena Anugrah TUHAN.