14 Apr 2018
Bagianku ialah TUHAN, aku telah berjanji untuk berpegang pada firman-firman-Mu.
Saat meresponi Firman menjadi kebiasaan kita, karakter Kristus sedang tumbuh berkembang dalam kita.
Bagianku ialah TUHAN, aku telah berjanji untuk berpegang pada firman-firman-Mu.
Saat meresponi Firman menjadi kebiasaan kita, karakter Kristus sedang tumbuh berkembang dalam kita.
Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung. Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya, dalam kemuliaan yang semakin besar.
Hidup kita adalah cermin. Siapa yang kita taruh di hadapan kita, akan terpantul dari pikiran, perkataan dan sikap hidup kita.
Terimalah orang yang lemah imannya tanpa mempercakapkan pendapatnya.
Iman harus intim dengan kasih karunia. Kita bisa di posisi iman saat ini, hanya karena anugrah semata.
Bagi Dia, yang berkuasa menjaga supaya jangan kamu tersandung dan yang membawa kamu dengan tak bernoda dan penuh kegembiraan di hadapan kemuliaan-Nya,
Allah sanggup bawa kita menuju kesempurnaan, percaya berserahlah kepada-Nya.
Demi Aku sendiri Aku telah bersumpah, dari mulut-Ku telah keluar kebenaran, suatu firman yang tidak dapat ditarik kembali: dan semua orang akan bertekuk lutut di hadapan-Ku, dan akan bersumpah setia dalam segala bahasa,
Ketika kemuliaan-Nya nyata atas kita, itu semata karena kuasa Firman-Nya.