Mau Bahagia dan Panjang Umur?

. Hits: 5

Ringkasan khotbah Minggu pagi, 10 Mei 2026 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Roh Kudus memberikan roh sukacita, roh ketulusan, Roh Kudus adalah roh lapar akan kebenaran. Roh Kudus memberikan roh sukacita sehingga sukacita kita hanya kepada Tuhan, bukan kepada barang yang fana. Ketika sukacita kepada Tuhan, maka Tuhan yang bergerak, bertindak bagi kita. Roh Kudus juga adalah roh ketulusan: Matius 10:16 - "Lihat, Aku mengutus kamu seperti domba ke tengah-tengah serigala, sebab itu hendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati. Tuhan mengutus kita seperti domba di tengah serigala (hal yang jahat), tapi biarlah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati. Ketulusan hati itu bukan hanya terbukti waktu ada di depan orang, bukan hanya performance di depan orang, tapi juga di belakang....

Ketulusan hati akan memberkati, dirasakan banyak orang. Maka kita akan lapar dan haus akan kebenaran Matius 5:6. Ijinkan Tuhan jadi pusat sukacita dan Tuhan yang bertindak dalam hidup kita, sehingga di tengah dunia yang jahat ini kita tetap dijaga dalam ketulusan dalam integritas--luar dalam sama, dan benar-benar rindu kebenaran Tuhan terjadi atas hidup kita. Ketika Firman jadi kerinduan kita, Firman memuaskan kita, sedang menguduskan dan juga menyediakan yang kita butuhkan.

Inilah kondisi dunia sekarang Mikha 7:1-3. Hari-hari ini rasanya semua serba salah. Kejahatan makin merajalela, cari orang saleh, orang jujur susah sekali. Bahkan semua coba menjerat orang lain. Hukum diputar balikkan. Mungkin kita sedang dalam kondisi ini, kita punya integritas, ketulusan hati tapi dianggap merusak sistem, dicari kesalahannya dan mau dijatuhkan. Kondisi-kondisi yang jahat ini berimbas dalam rumah tangga. Ayat 6, seorang anak menghina ayah ibunya, durhaka. Rasul Yohanes menulis 1 Yohanes 4, ada roh anti Kristus sedang bekerja hari-hari ini. Rasul Paulus menulis 2 Tesalonika 2:3 ada roh kedurhakaan, sepertinya jadi umum di tengah masyarakat. Ayat 4 inilah sang anti Kristus. Ayat 7, roh kudurhakaan ini sudah mulai bekerja. Ayat 8. Rasul Paulus menekankan roh anti Kristus yang bekerja di antara manusia itu juga dalam wujud roh durhaka.

Bicara tentang durhaka, durhaka selalu tentang hubungan anak dengan orangtua. Matius 15:4, Yesus ketika sedang mengajar menekankan hormati ayah ibumu. Mungkin orangtua kita sudah meninggal, tapi jangan simpan dendam, kemarahan, kekecewaan terhadap orangtua. Itu jadi berhala. Ayat 5-6, engkau bisa saja pelayanan di gereja luar biasa, tapi kehilangan hormat kepada orangtuamu, durhaka. Kadang kepada orang luar bisa ramah, tapi kepada keluarga justru tidak ramah.

Ketika Allah mengakhiri Perjanjian Lama dan memulai Perjanjian Baru, Allah sangat menaruh perhatian kepada masalah durhaka. Buktinya: Maleakhi 4:5-6. Inilah isi hati Tuhan, Tuhan tidak senang orang yang berdosa mati dalam dosa. Dia selalu ingin perbaiki supaya mereka yang ada dalam roh durhaka itu jangan musnah. Ayat ini ditulis kembali dalam Lukas 1:15-17 - ... dan ia akan berjalan mendahului Tuhan dalam roh dan kuasa Elia untuk membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati orang-orang durhaka kepada pikiran orang-orang benar dan dengan demikian menyiapkan bagi Tuhan suatu umat yang layak bagi-Nya." Ketika Tuhan mau memulihkan, Tuhan mulai dari hati. Kedurhakaan yang ada di dalam hati berbalik kepada pikiran orang-orang benar, pikiran kebenaran, lapar dan haus akan kebenaran.

Tuhan ingin engkau panjang umur dan bahagia. Saat Tuhan didik, Tuhan ingin didik jadi berkat. Tuhan akan memulihkan mulai dari akarnya, dari hati, buahnya nanti akan keluar. Keluaran 20:12 - Hormatilah ayahmu dan ibumu, supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu. Rasul Paulus memberi penekanan dalam Efesus 6:1-3, supaya berbahagia dan panjang umur, engkau punya hidup yang utuh. Ketika Tuhan berikan firman bukan supaya kita ketakutan untuk taat pada firman, tapi firman sedang membawa engkau menikmati keindahan yang Tuhan punya dan itu juga menjadi milikmu, Tuhan sediakan. Itu sebabnya di masa antara diakhir Perjanjian Lama dan diawal Perjanjian Baru firman-Nya yang pertama kali adalah Tuhan akan munculkan roh dan kuasa Elia untuk membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati orang-orang durhaka kepada pikiran orang-orang benar. Rupanya bukan hanya sekadar anak dalam pengertian anak, tapi mungkin sudah dewasa tapi dalam hati sebenarnya roh kedurhakaan itu mulai bekerja. Bicara roh anti Kristus itu adalah roh kedurhakaan. Tuhan sangat memperhatikan hal ini. Tuhan ingin gereja Tuhan alami bahagia dan umur panjang, masuk dalam rencana Tuhan. Langkahnya:

1. Mulai dari hati, ijinkan Dia yang bertindak.

Yehezkiel 36:25. Firman menjadi firman air. Firman itu adalah firman kehidupan yang memandikan engkau. Berhala bukan hanya bicara patung-patung tapi dendam, kekecewaan pada orangtua yang kita simpan itu jadi berhala. Tuhan mau tahirkan kita.

2. Tuhan mau memberi engkau pengertian.

Mazmur 27:10. Jangan simpan berhala-berhala. Ayah ibu Daud tidak pernah menganggap Daud anak, tapi Daud tidak dendam dan tetap pelihara ayah ibunya 1 Samuel 22.

3. Harus lewat perkataan.

Amsal 15:1-5. Tuhan mulai dari hati, Tuhan ingin kita punya pengertian dan punya perkataan yang baik kepada orang tua kita.

4. Mengamalkan jangan dengan memandang muka.

Yakobus 2:1,17 kadang bisa sopan terhadap orang luar, tetapi abai terhadap keluarga sendiri (khususnya orang tua kita, yg sudah lemah, pelupa, dsb).  Yudas 1:22 (KJV) Tunjukkanlah belas kasihan di dalam segala perkara, milikilah belas kasihan dan buatlah sebuah perbedaan.

Mau bahagia dan umur panjang? Orangtua sekitar kita adalah anugerah. Yohanes 13:34 - Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi.

Amin.