Hits: 1368

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 12 November 2017 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

Markus 11:23 - Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa berkata kepada gunung ini: Beranjaklah dan tercampaklah ke dalam laut! Asal tidak bimbang hatinya, tetapi percaya, bahwa apa yang dikatakannya itu akan terjadi, maka hal itu akan terjadi baginya.

Ada tiga kata “berkata” dan hanya satu kata “percaya”. Strategi iblis: iblis senang kalau kita percaya saja tapi tidak memperkatakan firman yang kita percaya (imani) dan justru memperkatakan masalahnya, situasinya, emosinya.

Bilangan 14:28. Tuhan mengatakan kalau engkau memperkatakan apa yang engkau imani, Aku akan melakukannya. Peganglah dasar yang kuat yaitu Yesus Kristus lebih dari segala sesuatu yang ada di dunia dan tinggallah di dalam Tuhan.

Hits: 1139

Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 5 November 2017 - Oleh Pdt. Andrew Assa

Yohanes 15:16 - Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.

Kasih Allah sedang memilih kita, dan kasih Allah akan memulihkan kita supaya kita akhirnya maksimal di jalan Tuhan (berbuah).

Bukan kita yang memilih siapa yang jadi Tuhan, tetapi Allah yang sudah memilih kita. Kehendak bebas diberikan pada manusia, ketika Allah memilih kita, kita mau meresponinya atau tidak. Ketika Allah memilih kita, Allah tidak mau kita biasa-biasa saja, Ia punya rencana. Tuhan ingin supaya di dalam pilihannya kita menghasilkan buah = maksimal.

Hits: 1268

Ringkasan Khotbah Minggu, 29 Oktober 2017 Oleh Pdt. Heri Purnomo - Semarang

Mazmur 146:2 - Aku hendak memuliakan TUHAN selama aku hidup, dan bermazmur bagi Allahku selagi aku ada.

Ketika kita memiliki pengertian yang benar, itu akan membawa tindakan yang benar pula. Mazmur 146:3 - Jangan kiranya kamu harap pada raja-raja, pada anak Adam, yang tiada selamat padanya [TL]. Daud seharusnya jadi pusat untuk dihormati karena kedudukannya sebagai raja, Daud banyak jasanya, setiap kali berperang menang, Daud menjarah dan hasil jarahan dibagi untuk rakyatnya, tapi Daud tidak mau disanjung. Daud mau memuliakan Tuhan. Kadangkala kedudukan itu membuat sulit/berat untuk memuliakan Tuhan.

Saat tabut Allah kembali ke Yerusalem, Daud menari-nari dan istrinya menghinanya, Allah mengutuk Mikhal. Jangan sampai kedudukan/posisi kita menghambat untuk memuliakan Tuhan. Untuk memuliakan Tuhan dituntut totalitas. Memuliakan Tuhan = memuji Tuhan dari hati yang terdalam, fokus kepada Tuhan.

Kenapa kita harus memuliakan Tuhan?

Hits: 186

Maka janganlah kaukatakan dalam hatimu: Kekuasaanku dan kekuatan tangankulah yang membuat aku memperoleh kekayaan ini. Tetapi haruslah engkau ingat kepada TUHAN, Allahmu, sebab Dialah yang memberikan kepadamu kekuatan untuk memperoleh kekayaan, dengan maksud meneguhkan perjanjian yang diikrarkan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu, seperti sekarang ini.

Ulangan 8:17-18

Kekuatan untuk tetap bertahan dalam iman. Kemampuan untuk menikmati kelimpahan. Bahkan ketaatan untuk hidup saleh, semuanya hanya karena Anugrah TUHAN.

Hits: 177

dan yang di padang gurun memberi engkau makan manna, yang tidak dikenal oleh nenek moyangmu, supaya direndahkan-Nya hatimu dan dicobai-Nya engkau, hanya untuk berbuat baik kepadamu akhirnya.

Ulangan 8:16

Ijinkan Firman yang kita imani "mencelikkan mata" iman kita, bahwa TUHAN sedang merancang dan menuntun kita pada perkara yang baik dan mulia.