Kasih Setia Tuhan Memulihkan Umat-Nya

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 27 Agustus 2023 Oleh Pdp. Santi Lamba

 

Mazmur 85:8-9 - [85:8] Perlihatkanlah kepada kami kasih setia-Mu, ya TUHAN, dan berikanlah kepada kami keselamatan dari pada-Mu! [85:9] Aku mau mendengar apa yang hendak difirmankan Allah, TUHAN. Bukankah Ia hendak berbicara tentang damai kepada umat-Nya dan kepada orang-orang yang dikasihi-Nya, supaya jangan mereka kembali kepada kebodohan?

 

Judul perikop Mazmur 85 Doa mohon Israel dipulihkan. Latar belakangnya, bangsa Israel yang dengan bangga menyebut kami bangsa pilihan Tuhan terpecah menjadi 2 kerajaan. Kerajaan Utara (Israel) dibuang ke Asyur, Kerajaan Selatan (Yehuda) dibuang ke Babel. Ketika ada di pembuangan, mereka merindukan Tuhan untuk memperlihatkan kasih setia-Nya kepada mereka. Mereka berdoa berikanlah keselamatan untuk kami. Saat itu mereka memohon untuk dipulihkan. Berbicara tentang kata dipulihkan berarti sebelumnya bagus, kemudian rusak, kemudian dikembalikan kepada keadaan semula. Keadaan  mereka sebelumnya, mereka menyebut kami adalah bangsa pilihan Tuhan, mereka melakukan sesuatu, kemudian mereka dibuang ke Asyur dan Babel. Keadaan mereka tidak baik, mereka memohon Tuhan pulihkan kami. Dipulihkan artinya dikembalikan seperti keadaan yang semula, diperbaiki dari kerusakan-kerusakan sehingga kembali kepada kedaan yang lebih baik.

 

Bagaimana keadaan kita saat ini?

Tetap Fokus dan Bergerak Maju

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Ibadah Peringatan HUT RI ke-78, Minggu Pagi 20 Agustus 2023 oleh Pdt. Andrew M. Assa

 

Filipi 3:13,14 - [3:13] Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku, [3:14] dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.

 

Rasul Paulus punya pengalaman dididik menurut pendidikan terbaik (ayat 4,5). Dia bersyukur kalau dia boleh ada dalam rencana Allah bukan karena pendidikan yang tinggi, bukan karena kekuatannya. Dia ada dalam rencana Allah karena kasih karunia Allah, karena iman kepada Kristus yaitu kebenaran Allah yang dianugrahkan (ayat 9). Kalau sepertinya saat ini kita sedang tidak berdaya, teruslah bergerak maju, tetap fokus pada Tuhan.

Senada Dengan Surga

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 6 Agustus 2023 - Oleh Pdt. Andrew M. Assa

 

Bagaimana caranya untuk kita seirama dengan surga? Kita harus punya pola pikir yang benar. Karena pandangan kita terhadap Tuhan akan menentukan bagaimana kita menjalani hidup. Tuhan kita bukan Tuhan penuntut, bukan Tuhan pencari kesalahan. Dia cari yang berdosa dan ingin selamatkan yang terhilang. Yudas Iskariot punya pemikiran Tuhan adalah Tuhan penuntut. Hukum Taurat dan 603 tuntutan lainnya harus dikerjakan sempurna, tidak boleh luput satupun. Yudas ingat salah satunya, nyawa ganti nyawa. Dari tuntutan itu ia coba ganti dengan nyawanya dan tidak ada kesempatan untuk dia diselamatkan. Padahal justru untuk kesalahan Yudas, Yesus mati. Petrus tiga kali menyangkal Yesus, bersumpah tidak mengenal-Nya bahkan mengutuki Yesus. Waktu Petrus berani datang kepada Yesus, di situlah dia dipulihkan. Dari mulut yang sama yang pernah menyangkali, bersumpah dan mengutuki Yesus, dari mulut yang sama yang dipulihkan Yesus, ketika berkhotbah 3.000 orang dipulihkan.

Dipanggil Masuk Dalam Rencana Keselamatan

Written by Lois.

Ringkasan khotbah Minggu pagi, 13 Agustus 2023 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

 

Kita dipanggil masuk dalam rencana keselamatan. Tuhan bukan hanya memanggil orang-orang tertentu saja, Tuhan bisa pakai semua orang, asal mau tersedia. Firman sedang menjaga kita sampai tujuan. Tuhan paling tahu hidup kita, Tuhan ingin kita mencapai kemaksimalan. Di dalam kemaksimalan yang Tuhan rancangkan, tetap ada upahnya.

Anugrah Dan Upah

Written by Lois.

Ringkasan Khotbah Minggu Pagi, 30 Juli 2023 Oleh Pdt. Andrew M. Assa

 

Allah kita adalah Allah pemberi bukan penuntut. Sejak awal jaman Allah sudah punya rancangan untuk memberi. Sama seperti ketika manusia jatuh dalam dosa, Allah pemberi itulah yang bertindak, datang kepada manusia yang sudah jatuh dalam dosa. Adam tidak pernah buat apa-apa di hadapan Tuhan. Kabar baiknya, Allah membuat pakaian dari kulit binatang dan mengenakan pada manusia.

 

Roma 3:23-24 - [3:23] Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah, [3:24] dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus. Dalam konteks anugrah, semua manusia sudah gagal, bangkrut dalam dalam dosa. Kabar baiknya, ....