Hidup Kita adalah Sebuah Penyembahan
Ringkasan Khotbah Minggu Sore, 14 Oktober 2018 - Oleh Pdt. Andrew M. Assa
Ketika hidup ini dijadikan penyembahan, maka firman Allah akan mengubah segala sesuatu. Penyembahan bukan hanya ketika berada di dalam gereja, sehingga ketika kita ijinkan firman bekerja maka hidup ini adalah sakramen kehidupan.
Hakim-hakim 1:19 - Dan TUHAN menyertai suku Yehuda, sehingga mereka menduduki pegunungan itu; tetapi mereka tidak dapat menghalau penduduk yang di lembah, sebab orang-orang ini mempunyai kereta-kereta besi.
Kalau pegunungan bisa dikuasai tapi mengapa suku Yehuda tidak bisa menghalau penduduk yang di lembah? Hakim-hakim 1:1,2. Ketika Yosua mati, orang Israel bertanya kepada Tuhan, untuk menggenapi janji Tuhan menduduki tanah Kanaan, siapa yang harus berada di paling depan? Jawaban Tuhan: "Suku Yehudalah yang harus maju; sesungguhnya telah Kuserahkan negeri itu ke dalam tangannya." (ay. 2). Yehuda bicara tentang pujian (praise), letakkan keintiman dengan Tuhan yang di depan sebagai penyembahan.
Kenapa suku Yehuda yang ditaruh di depan?

